Populasi Beruang Kutub Terancam

Cirebonmedia.com- Pemanasan global yang terjadi atau Global Warming memunculkan masalah bagi populasi hewan yang memiliki habitat hidup di tempat dingin seperti beruang kutub yang mengalami masalah karena perubahan iklim dan mencairnya es di kutub akibat suhu yang memanas sehingga mengganggu populasinya. Perubahan iklim terus mengancam kelangsungan hidup beruang kutub di masa depan.

Beruang kutub atau dalam nama ilmiahnya Ursus maritimus adalah mamalia besar dalam aturan marga keluarga biologi Ursidae. Hewan ini termasuk spesies circumpolar yang terdapat di sekitar benua paling utara bumi, yaitu benua Artik dan termasuk beruang paling karnivora di antara keluarga beruang lainnya. Beruang kutub jantan memiliki berat antara 400 – 600 kilogram dan kadang-kadang dapat mencapai lebih dari 800 kg dengan tinggi mencapai lebih dari 2,5 meter. Sedangkan Beruang kutub betina hanya separuh dari berat beruang jantan dengan berat antara 200 – 300 kg dan tinggi sekitar 2 meter. Hewan ini memiliki indera penciuman yang sangat tajam. Hewan yang memiliki bulu tebal berwarna putih ini dapat mencium bau bangkai ikan paus atau anjing laut dari jarak 20 mil.

Habitat beruang kutub
Habitat beruang kutub

Peruabahn suhu yang terjadi di kutub utara membuat es-es di Arktik mulai mencair. Hal ini dapat memicu penururan kelangsungan hidup beruang kutub. Mereka mencatat sejak tahun 1979, lautan es di sepanjang 19 wilayah populasi beruang kutub di Arktik mencair lebih cepat pada musim semi dan membeku kembali lebih lambat saat musim gugur. Kepunahan beruang kutub dimungkinkan karena dia susah mencari mangsa dan berkembang biak.

Menurut Laporan International Union for Conservation of Nature (IUCN), memperkirakan ada 22.000 hingga 31.000 beruang kutub di Kutub Utara dan menyebutkan keberadaan mereka semakin terancam karena habitatnya semakin menurun. Kelangsungan hidup hewan ini kedepannya terancam punah. 35 hingga 40 tahun mendatang beruang kutub akan tak tersisa,” kata Dirjen IUCN, Inger Andersen.

Semoga penduduk dunia menjadi sadar dan mulai lebih bersahabat dengan alam, karena aktifitas yang mereka lakukan bisa mengancam kelestarian dari makhluk hidup lainnya. Jika aktifitas seperti penebangan liar, rumah kaca tidak bisa dikendalikan bisa dipastikan hewan kesotik yang hidup di kutub ini bisa punah.

 

Shares
Share This