Asep Sunandar Jadi Gambar Google Doodle Hari Ini

Cirebonmedia.com –  Jika hari ini Anda melakukan pencarian di Google, maka Anda akan melihat dua tokoh pewayangan khas Sunda, yaitu Semar dan Cepot pada gambar Google Doodle. Pada gambar tersebut, Semar digambarkan sebagai tokoh dengan perut yang buncit, berwajah putih dan memakan sarung kotak – kotak, sedangkan Cepot digambarkan sebagai tokoh berkulit merah.

Lalu apa maksud Google manampilkan gambar dua tokoh wayang tersebut ? Gambar Doodle tersebut dipersembahkan untuk memperingati hari ulang tahun Asep Sunandar Sunarya, yang merupakan maestro wayang golek. Asep Sunandar Sunarya lahir di Kampung Jelekong, Baleendah, Bandung pada 3 September 1995. Ia meninggal dunia pada 31 Maret 2014 karena serangan jantung. Semasa hidupnya, Asep Sunandar seringkali memakai Cepot sebagai tokoh dalam bermacam – macam lakon yang didalanginya. Cepot hadir sebagai tokoh yang memberikan hiburan sekaligus nasihat – nasihat bagi masyarakat.

Za2njkTcgqBahkan dapat dikatakan bahwa Asep Sunandar adalah orang yang membuat tokoh Cepot menjadi salah satu tokoh pewayangan yang banyak dikenali masyarakat. Selain soal cerita, Asep juga pernah memodifikasi wayang golek yang dimainkannya. Modifikasi yang dimaksud antara lain membuat wayang golek raksasa (buta) yang kepalanya bisa terburai saat terkena hantaman gada, Cepot yang dapat mengangguk, dan Arjuna dengan panahnya. Selain karyanya sebagai dalang, Asep Sunandar juga pernah diminta menjadi dosen luar biasa di Institut International De La Marionnette, Charlevile Perancis pada tahun 1993. Dia mengajar selama dua bulan dan sempat dianugerahi gelar profesor oleh masyarakat akademis Perancis. Pada 1994 Asep juga pernah merintis pentas di luar negeri seperti Inggris, Belanda, Swiss, Perancis serta Belgia. Selanjutnya pada 1995, Asep mendapatkan penghargaan berupa Satya Lencana Kebudayaan dari Presiden Republik Indonesia saat itu Soeharto.

Shares
Share This