Indie Go Travel (TFB)

Natascha Sheila
  • 2 minggu
  • 49
  • 0

Bali, kota cantik nan indah yang menyimpan segala jenis keberanekaragaman. Dari budaya asli yang lestari, lingkungan yang asri, tempat wisata yang bermacam-macam, kuliner yang beraneka rasa hingga pertunjukan-pertunjukan seni yang tetap terus dijaga.  Berbagai macam destinasi yang ditawarkannya, pasti selalu menjadi incaran utama bagi para pelancong domestik dan juga mancanegara. Ditambah lagi buat kamu, yang lagi pengen liburan tapi sambil cari-cari jodoh. Bali adalah pilihan yang tepat guys! Kalian mau yang mana?  Mau yang bule atau lokal, pasti ada, tinggal pilih aja!

Dibalik keindahan-keindahan dan keasrian yang ditampilkan serta ditawarkan oleh Bali, ternyata Bali juga mnenyimpan sosok horror dan misteriusnya loh. Sosok horror ini ditampilkan dari tempat wisata yang berada di daerah Padang Galak. Yak tempat wisata ini bernama Taman Festival Bali atau bisa disebut TFB. Konon, warga lokal tidak ada yang mau untuk mengunjungi taman wisata ini. Karena usut punya usut tempat itu dikutuk. Hah dikutuk? Penasarankan? Simak bersama yuk, biar bisa merinding barengan!

Exploring the abandoned Taman Festival Park in Bali - Travel Blog
Sumber: http://centsibletravel.com/

Taman Bali Festival, sebuah tempat rekreasi dan wisata yang populer di kawasan pariwisata Denpasar di tahun 1997, dulunya, merupakan salah satu tempat hiburan megah dan termewah yang ada di Pulau Bali. Lokasinya pun terbilang strategis karena di dekat Pantai Padang Galak Desa Kesiman Petilan, Sanur yang luasnya mencapai 8,98 hektar, sehingga selalu menarik perhatian para wisatawan pada kala itu. Bayangkan saja di sana ada pertunjukan teater 3D, amphitheater, gunung buatan yang bisa meletus non-stop, kebun binatang, kolam buaya, dan banyak lagi yang menarik lainnya.

Orang-orang Bali pun dibuat berdecak kagum atas pembangunan Taman Festival Bali ini karena memang suguhan yang ada di dalamnya begitu tertata indah. Jadi tidak heran jika taman bermain ini tak pernah sepi dikunjungi wisatawan dan turis asing setiap harinya. Akan tetapi, kemegahan dan kemewahan yang terjadi di TFB adalah kenangan mendalam yang terjadi dimasa lalu. Kondisinya pada saat ini, sudah berbeda 180 derajat dengan apa yang digambarkan di atas. Banyak bangunan-bangunan tidak terurus dan ditumbuhi oleh semak belukar, serta banyaknya coretan-coretan di dinding bangunan. Puing-puing yang berdiri tegak ini, seolah menceritakan bahwa taman ini pernah hancur akibat kebakaran yang tidak terduga. Jejak-jejak kemegahan seolah–olah hanya tinggal cerita dan para pendiri Taman Festival Bali memilih meninggalkan bangunan tersebut.

Taman Festival Bali - Picture of Taman Festival, Denpasar - Tripadvisor
Sumber: https://www.tripadvisor.ca/

Taman Festival Bali yang sudah mangkrak mulai tahun 2000an ini memang masih menyimpan segudang misteri.  Kondisinya yang terbengkalai begitu memprihatinkan dan ditambah lagi dengan banyak semak-semak yang tumbuh selama bertahun-tahun, semakin membuatnya menjadi bangunan angker. Namun ada saja orang yang menyempatkan diri untuk menyaksikan sisa-sisa kemegahan masa lampau tersebut, bahkan karena keunikan daya tarik dan kesan horor yang disuguhkannya, mereka menjadikan TFB sebagai tempat foto dan shooting untuk keperluan tertentu. Jika kalian penasaran dan pergi menelusuri semakin ke dalam TFB, kalian akan menemukan sebuah pohon besar di bagian tengah bangunan yang akan memancarkan aura mistis bagi siapa pun yang berusaha mendekatinya. Banyak orang yang merasakan fenomena-fenomena ganjil saat berada di dalam bangunan tua ini, seperti mendengar suara-suara yang misterius atau bertemu dengan sosok mengerikan saat berada di dalam Taman Festival Bali dan bahkan ada yang pernah bertemu dengan buaya-buaya kanibal. Para pengunjung juga takut jika berkunjung sendirian sehingga mereka cenderung mengajak teman atau rombongan saat masuk ke dalam

Desas-desus dari lingkungan sekitar juga mengatakan, bahwa di Taman Festival Bali ada seorang pengunjung yang meninggal pada saat mengikuti salah satu wahana dan ditambah lagi dengan adanya cerita tentang buaya yang ditampung dalam kolam ini konon katanya ada yang terlepas dan tidak bisa ditangkap. Lalu pada tanggal 10 Desember 2012 salah satu bangunan di Taman Festival Bali terbakar, setelah kebakaran tersebut bangunan itu tampak terlihat lebih seram dari sebelumnnya, karena hanya terlihat rangka-rangka atap bangunannya saja. Banyak orang mengatakan kalau tempat ini berhantu, walaupun itu hanya sekedar cerita dari mulut ke mulut. Namun memang suasana di bekas tempat wisata populer ini cukup seram dan horor. Tentunya cerita-cerita tersebut masih diragukan kebenarannya, tetapi cerita itu bisa membuat pengunjung merasa adu nyali dan menegangkan jika berkunjung ke sini. Apakah kalian suka tantangan dan uji nyali dalam wisata horor atau angker? Jika kalian suka, maka cobalah berkunjung bekas bangunan Taman Festival Bali di Denpasar ini.

Memang bagi banyak orang, bekas bangunan yang terkesan seram dan angker ataupun horor seperti Taman Festival Bali tersebut tentu tidak menarik, tetapi bagi orang-orang tertentu yang suka dengan wisata horor dan angker di pulau Bali, maka tempat seperti Taman Festival Bali di Denpasar ini tentulah hal menarik.Dengan adanya ada petugas jaga yang memungut biaya masuk menuju ke lokasi, ini menandakan ada saja orang yang ingin menyaksikan suasana sekitar taman yang kini berubah menjadi semak belantara dengan bangunan serta puing-puing menambah kesan horor dan seram di tempat ini.

wisata | tulisandila
Sumber: https://tulisandila.wordpress.com/

Walaupun puing atau bekas bangunan di Taman Festival Bali ditinggalkan oleh pengelolanya, untuk masuk ke tempat wisata horor ini ternyata ada biayanya loh.  Kunjungan wisata TFB ini dikenakan biaya masuk Rp 10.000/orang, dan tidak ada tiket masuk yang resmi dari TFB sendiri. Tiket masuk yang kalian beli pada saat ini bertujuan untuk memberitahukan bahwa tempat ini dikelola sendiri oleh warga sekitar, karena hanya ada seorang penjaga yang meminta pungutan jika anda ingin masuk ke lokasi Taman Festival Bali tersebut.

Jika kalian penasaran dan ingin menuju TFB, lokasinya sangat mudah di akses loh. Karena TFB sendiri terletak di pinggir pantai Padang Galak, Sanur, Kota Denpasar Bali. Perjalanan menuju tempat wisata ini dapat melalui by pass Ngurah Rai kemudian menuju Jalan Pantai Padang Galak, maka 50 meter di kiri jalan sebelum pantai anda menemukan lokasi dari Taman Festival Bali tersebut. Mudah kan? Oh iya bagi para anak muda yang suka travelling. Apapun tempat yang dikunjungi, usahakan buat tetap menjaga lingkungannya dan jaga tata krama di sana. Jadilah traveler yang bernorma, oke? Agar semua lokasi wisata di Indonesia ini tetap terjaga

Shares
Share This