Menghadapi Perubahan Zaman Dengan Tetap Seimbang

Kita sebagai makhluk social pastinya merasa bimbang dengan adanya perubahan, apa lagi perubahan itu mampu merubah seseorang secara drastis menjadi lebih baik atau parahnya menjadi makin buruk. Dengan begitu kita mau bagaimana caranya agar perubahan tersebut tetep menyeimbangi kehidupan kita sehingga tetap menjadi diri kita sendiri tanpa harus bersusah payah mengikuti perkembangan zaman dan mencoba untuk menjadi orang lain.

Perubahan dalam kehidupan adalah keniscayaan, baik terjadi secara cepat (revolusi) atau pun secara lambat (evolusi). Perubahan pasti akan muncul, dan saat itu terjadi, tak sedikit aspek-aspek yang lain akan terpengaruh olehnya. Setiap pergeseran atau perubahan akan melahirkan dampak bagi sekitarnya.

Karena perubahan sulit untuk dihindari, maka tak jarang bahkan banyak sekali polemik atau masalah bermunculan. Hal tersebut merupakan dampak dari cara pandang dan cara pikir baik individu maupun golongan yang berbeda-beda.

Contoh kecil yang sering menjadi perdebatan publik akibat dari perubahan adalah mengenai tradisi-tradisi atau tinggalan dari leluhur masa lampau yang terkadang dianggap kurang seperti saat ini. Tentunya akan menjadi pilihan yang dilematis, antara mempertahankan budaya yang notabene merupakan budaya yang terkadang bertolak belakang dengan budaya lama.

Untuk menyikapi hal ini, yang diperlukan hanyalah satu, yaitu keseimbangan. Dalam sebuah qoi’idah disebutkan:

“almuhafazat ealaa alqadim alsaalih wal’akhadh bialjadid al’aslah”
Yang artinya : melestarikan nilai-nilai lama yang relevan dan mengadopsi metode baru yang lebih relevan.

Qoidah tersebut sejatinya telah gamblang memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Tentunya, dalam menggunakan dan mengamalkan qo’idah ini, diperlukan sikap selektif. Sangat dianjurkan pada kita untuk pandai-pandai memilah dan memilih hal-hal lama mana yang masih sesuai dan perlu dipertahankan, serta hal-hal baru mana yang perlu untuk diadopsi. Jika hal tersebut berjalan dengan baik maka akan terjamin keharmonisan dalam menghadapi perubahan.

 

Shares
Share This