Perkembangan Anak Juga Dipengaruhi Oleh Warna

Sebuah warna memiliki kesan khusus dalam menciptakan suatu suasana. Penggunaan warna yang tepat untuk suatu ruangan dapat meningkatkan sebuah proses yang sedang berlangsung. Warna juga dapat mempengaruhi jiwa anak-anak secara langsung. Misalkan saja : perasaan senang, panas, gelisah dan sebagainya.

Salah satu manfaat dari warna adalah sebagai terapi penyembuhan misalkan saja untuk anak-anak hiperaktif ataupun autis. Anda harus pintar dalam memilih warna yang tepat untuk dapat merangsang pekembangan anak, karena warna memiliki efek pada perkembangan psikologis anak.

Warna dapat digunakan sebagai alat komunikasi, karena dengan warna anak akan belajar mengekspresikan dirinya. Maka sang anak akan lebih percaya diri dalam berkreasi dengan warna.

Dibawah ini merupakan beberapa jenis warna dengan maknanya :

  • Warna kuning : Warna ini dipercaya mampu membawa kesan tenang untuk merilekskan syaraf dan mampu merangsang aktivitas otot.
  • Warna putih : Warna ini melambangkan kedamaian, kegembiraan, dan juga kebersihan.
  • Warna biru : Warna ini menandakan adanya sebuah keyakinan, kebijaksanaan, serta membantu menenangkan syaraf anak.
  • Warna hijau : Warna dengan kesan segar dan menyalakan harapan. Warna ini cocok untuk anak yang mempunyai perasaan rendah diri.
  • Warna merah : Warna dengan arti gagah, keinginan, dan dapat membuat anak lebih bersemangat.
  • Warna ungu : Warna memberi kesan sebuah kekuasaan, kemewahan, dan juga royalti apabila muncul dengan nuansa lebih gelap. Warna ini dapat membantu membangkitkan perasaan frustasi dan juga kesedihan pada anak.
  • Warna coklat dan abu-abu : Warna ini sangat cocok digunakan untuk anak yang hiperaktif dan juga penuh energi.
  • Warna oranye : Memberikan kesan percaya diri, ramah dan penuh dengan keceriaan.
  • Warna hitam : Bila anda penyuka warna hitam berarti anda adalah tipe orang yang kuat dan agresif.

Setiap warna memang memiliki pengaruh tersendiri bagi diri setiap anak. warna sejak lama diketahui bisa memberikan pegaruh terhadap psiklogi dan emosi manusia. Setiap warna dipercaya memiliki panjang gelombang energy yang berbeda dan efek yang berbeda pula.

Bayi dan juga balita pun sesungguhnya lebih memerlukan warna dalam menstimulasi pertumbuhan otak mereka. Warna-warna yang hangat pada umumnya dapat memberikan efek menambah energy. Untuk itu gunakanlah warna hangat hanya sebagai aksen saja. Karena penggunaan warna hangat yang berlebihan tidak dianjurkan, apalagi untuk anak yang terbilang sangat aktif

Shares
Share This