Susahnya Sang Ambivert : Si Introvert dan Ekstovert

ambivert : introvert-dan-ekstovert
ambivert : introvert-dan-ekstovert

Pernah berpikir kamu adalah seorang ambivert alias si introvert sekaligus ektovert. Kamu menikmati merasa terasing saat di keramaian. Kamu memang mudah bergaul, enerjik dan disukai banyak orang seperti si ektovert. Namun adakalanya kamu tidak merasa nyaman berinteraksi macam introvert.

Jika si introvert adalah penyendiri dan ekstrovert adalah orang yang enerjik, maka inilah kamu sang ambivert :

  1. Kamu Bukan Anti-Social, Kamu Cuma Selektif Memilih Teman

Bukan kamu merasa angkuh atau merasa lebih baik daripada orang lain, tapi kamu hanya mengikuti “kuota” yang kamu miliki dalam berteman dan bermain bersama orang lain. Kamu senang berbincang-bincang bersama mereka, tapi saat “kuota”mu habis kamu harus me-recharging dengan menyendiri

 

  1. Kamu nggak masalah meskipun harus traveling sendirian

Kamu nggak puya masalah jika harus traveling sendirian karena sesampainya kamu di tempat tujuan, kamu bisa membaur dengan warga sekitar. Kamu bahkan nggak segan-segan buat minta tolong ke abang becak untuk fotoin dirimu.

 

  1. Kamu paling suka datang ke cafe, namun tetap nongkrong sendirian

Entah itu untuk belajar atau bersantai, sendirian di tengah keramaian adalah kepuasan batin terbesarmu. Kalau kamu terus-menerus bersama dengan teman, kamu akan cepat lelah dan emosi. Tapi jika terlalu lama menyendiri di kamar, kamu akan merasa bosan dan stres.

 

  1. Walau sering merasa canggung, kamu tetap punya skil untuk berbicara di depan umum yang oke

Karena kamu punya kemampuan mudah bergaul, banyak orang disekitarmu yang menyarankan kamu untuk menjadi pembicara di suatu acara. Kemampuan mu dalam berbicara memang oke. Namun, sebenarnya kamu merasa mual ketika dihadapkan dengan kerumunan orang.

 

  1. Bagi orang lain, sifat aslimu seperti teka-teki

Pada kenyataannya kamu adalah orang yang abstrack. Jika kau bertanya pada teman-temanmu “Aku ini orangnya gimana ?” maka jawabanny pasti akan berbeda-beda. Yang menjadi kelemahan terbesarmu adalah ketidaktegasan.

Shares
Share This