Kerasnya Perjuangan Reinkarnasi XTC Cirebon Kota Rubah Citra Diri

Karyneiko
  • 4 minggu
  • 968
  • 0

Apa yang terngiang saat mendengar nama XTC ? Yup pasti yang terbayang oleh kita adalah genk motor yang kejam, sadis dan urakan.

Namun itu dulu gaes, sekarang ini mereka sudah berubah 360 derajat. Bahkan mencoba keras lepas dari segala keburukan yang sudah tertanam dalam masyarakat. Perubahan ini dimulai dari berubahnya XTC dari Genk atau Klub motor menjadi sebuah Organisasi Masyarakat (Ormas) pada tahun 2012.

XTC kota Cirebon sendiri mulai berubah menjadi ormas sejak tahun 2013. Shindi Al-Afghany salah satu pembina yang ikut membantu prosesĀ  pendirian ormas XTC Cirebon Kota.

“Alhamdulillah berkat bantuan bang Shindi kami bisa jadi ormas. Beliau pun sampai saat ini memberikan pembinaan, perhatian, kepercayaan dan pendampingan untuk generasi muda XTC. Agar XTC jauh lebih maju dan berkembang positif dan turut serta memberikan condusivitas kota demi terciptanya kota cirebon yang aman dan paham akan sangsi hukum,” tutur Jaka Permana Ketua XTC Ciko

Sejak saat itu XTC Ciko terus berbenah dan menghilangkan image buruk yang melekat. Bukan hal mudah tentunya untuk merubah image buruk. Bahkan kerapkali kejadian pembunuhan, pembegalan bahkan tawuran dikaitkan dengan XTC. Padahal sama sekali pelakunya gak ada kaitan dengan XTC.

XTC khususnya di kota Cirebon bekerja keras merubah citra diri dari genk motor sadis menjadi sebuah organisasi masyarakat yang berguna.

“Tidak mudah memang, apapun yang kami perbuat belum tentu anggapan masyarakat berubah. Namun kami akan tetap lakukan kebaikan yang terbaik apapun penilaian dari masyarakat tentang kami,” lanjut Jaka

Sebenarnya XTC Ciko sudah berubah jauh bahkan Kyai Ayip Abdullah Abbas (Kang Ayip) sudah memberikan julukan XTC ELING.

Kang Ayip selaku pembina selalu memberikan bimbingan kepada XTC Ciko. Bahkan setiap Jum’at malam Sabtu diadakan Shalawatan dan pengajian di Padepokan Kang Ayip yang berada di Padabenghar Mandirancan Kuningan.

XTC Ciko juga mengadakan acara rutin Shalawatan bulanan dengan tempat yang berbeda. Acara Shalawatan ini XTC mengundang tokoh dan pejabat untuk memberikan masukan kepada anggota XTC.

Bukan hanya kegiatan keagamaan yang mereka lakukan namun sosial kemasyarakatan kerap XTC lakukan. Baik berupa bakti sosial ataupun aksi reaksi cepat menangani masalah sosial.

Menangani permasalah kebersihan di kota Cirebon tanpa harus banyak berunding langsung mereka lakukan. Seperti yang pernah mereka lakukan saat menggapi postingan tentang sampah yang menumpuk di saluran air samping rumah sakit gunung jati. Satu komando langsung bergerak membersihkan sampah tersebut.

“Prinsip kami kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaga kebersihan kota. Kalau kita lihat itu kotor ya gak usah di komen tapi kita bersihkan,” tutur Jaka

Begitu juga permasalahan sosial XTC Ciko kerap menjadi pionir. Tampil terdepan menggalang bantuan dana baik korban bencana ataupun bagi warga yang mengalami masalah.

Belakangan XTC menyerahkan bantuan dana pengobatan untuk balita pengidap penyakit gangguan hati yang belum tersentuh pihak mana pun. Mereka mengumpulkan dana dengan menjual suara dan menyerahkan kepada keluarga anak tersebut.

“Semoga apa yang kami lakukan menjadi pelecut bagi yang lain untuk tergugah mengeluarkan bantuan meringankan beban sesama,” tukasnya

Nah gaes apakah kalian masih menganggap kalau XTC genk motor kejam dan sadis ? Saya kira salah kalau masih memberi anggapan seperti itu karena XTC khususnya di kota Cirebon sudah reinkarnasi menjadi organisasi yang ramah, santun, religius dan mengedepankan Kuat Dalam Persaudaraan.

Shares
Share This