IPEMI Fasilitasi Produk UMKM Ekspor Ke Luar Negeri

Karyneiko
  • 3 minggu
  • 113
  • 0

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Wilayah Maluku Utara mengadakan Seminar & Talkshow Rabu, 20 November 2019.

Inggrid Kansil Selaku ketua IPEMI sebagai Keynote speaker saya menyampaikan bahwa program yang IPEMI lakukan pada dasarnya harus selalu mengedepankan konsep peningkatan kapasitas para anggota dan masyarakat secara luas.

“Program pelatihan eco-produk, pembinaan UMKM, serta workshop strategi pemasaran menjadi hal yang harus kita tingkatnya. Harapan nya, Kontribusi IPEMI secara nyata dapat dirasakan oleh rakyat dan juga mendorong pertumbuhan skala enterpreneur nasional hingga mencapai target 4%,” tutur Inggrid

Dirinya merasa bersyukur  dalam setiap lawatan bersama IPEMI, bahwa ada pelajaran yang selalu ia dapatkan dalam melihat sosok-sosok inspiratif dari berbagai wilayah nusantara.

“Anggota Ipemi Ternate yang bernama ibu Nurjanah ini contohnya, beliau merupakan pengrajin umkm yang memiliki industri olahan makanan, salah satunya sambal khas ternate yang sudah dijual ke mongolia dan Korea,” tuturnya

Sebagai penyandang disabilitas, Nurjanah membuktikan bahwa kreatifitas serta kerja keraslah yang menjadikan kita sukses, meski awalnya diragukan bahkan disepelekan.

“Selain itu, Ibu Nurjanah bersama dinas terkait membangun sekolah inklusif yang masih jarang di wilayah Kota Ternate. Harapannya, kesetaraan fasilitas pendidikan merupakan hak semua orang, termasuk para penyandang disabilitas. Mereka juga layak diberikan fasilitas yang sama dan kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya tanpa perlu dibedakan hak dan kesempatannya,” ungkap istri politisi Demokrat Syarif Hasan ini

Saat inggrid berada di Kota Ternate , dirinya menyempatkan mampir ke Galeri IPEMI Maluku Utara yang menjual produk-produk umkm lokal. Ada salah satu produk favorit Inggrid yaitu Guraka yang merupakan minuman olahan jahe dengan gula aren ditambah kenari. Ada produk khas lainnya seperti olahan sambal, dan produk snack khas Ternate dengan kreatifitas rumahan.

“Hal yang membanggakan produk sambal binaan IPEMI Provinsi Maluku Utara ini telah dijual ke Mongolia dan Korea. Tentunya pasar produk rumahan bisa bersaing dengan produk yang diproduksi oleh pabrik. Insha Allah, IPEMI akan terus berkomitmen untuk dapat memfasilitasi produk-produk umkm dari seluruh wilayah Indonesia untuk dipasarkan di dalam dan luar negeri,” tukas Inggrid.

Shares
Share This