Ide Startup Menarik Minggu Ini – 7 Januari 2018

CirebonMedia.com – Ide membuat startup bisa datang dari mana saja. Bisa dari masalah yang kamu alami sendiri, atau masalah yang dihadapi oleh orang di sekeliling kamu. Salah satu cara lain menemukan ide bisnis startup adalah dengan melihat ide yang telah berjalan di negara lain, dan mengimplementasikannya di tanah air.

Berikut ini adalah beberapa ide bisnis startup dari berbagai negara di dunia yang mungkin bisa menjadi inspirasimu dalam membuat startup.

Champzee

Ide startupe-commerce fesyen yang mengirim barang secara berkala

Champzee | Screenshot

Champzee adalah e-commerce fesyen khusus pria yang menjajakan produknya dengan cara yang berbeda. Ketika mengakses situs mereka, kamu harus memasukkan gaya busana favorit serta ukuran yang pas dengan tubuh kamu. Champzee kemudian akan memanfaatkan algoritma khusus untuk menentukan pakaian seperti apa yang kamu butuhkan.

Secara berkala, mereka akan mengirimkan enam buah pakaian dan aksesori yang bisa kamu coba di rumah. Apabila kamu menyukainya, kamu bisa langsung membelinya. Bila tidak, kamu pun bisa mengembalikannya.

 

Happy Returns

Ide startup: lokasi offline untuk mengembalikan barang yang dibeli online

Happy Returns | Screenshot

Happy Returns adalah startup yang memungkinkan kamu untuk mengembalikan barang yang kamu beli secara online ke lokasi offline yang mereka sediakan. Saat ini, mereka telah mempunyai lima puluh lokasi di empat belas kota.

Menurut startup asal Amerika Serikat tersebut, pengembalian barang merupakan salah satu tantangan bagi para pelaku e-commerce, sekaligus penyedot biaya yang cukup besar. Rata-rata tingkat pengembalian barang dari sebuah toko online di Amerika Serikat sendiri diperkirakan mencapai 30 persen hingga 40 persen.

 

Butterfleye

Ide startup: kamera pintar yang bisa mendeteksi wajah

Butterfleye | Screenshot

Butterfleye adalah produsen dari sebuah kamera pintar yang memungkinkan kamu untuk memantau kondisi di rumah atau toko yang kamu miliki secara online. Kamera tersebut dilengkapi dengan teknologi pengenal wajah (face recognition), hingga deteksi suhu, gerakan, serta suara.

Startup ini didirikan pada tahun 2015, dan mulai meluncurkan kamera yang mereka buat lewat situs crowdfunding Indiegogo pada tahun 2016. Di tahun 2017 yang lalu, mereka akhinya diakuisisi oleh sebuah perusahaan teknologi besar yang bernama Ooma.

 

Sumber: TechInAsia ID

Shares
Share This