Mengenal Sosok Raja Salman, Sang Penguasa Saudi Arabia

Cirebonmedia.com- Belakangan ini masyarakt sedang heboh membicarakan tentang Raja asal Saudi Arabia yaitu Raja Salman. Sosok nya yang sangat berwibawa dan terkenal bergelimang harta mampu membuat masyarakat suatu negara heboh dengan rencana kuncungannya ke Indonesia. Banyak sekali trending topik yang membahas tentang Raja Salman.

Namun, seperti  apa sosok sebnarnya seorang raja yang sedang menjadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia?. Beliau memiliki nama lengkap Salman bin Abdulaziz Al Saud dan lahir pada 31 Desember 1935, danmerupakan anak ke-25 dari Ibn Saud. Ia dibesarkan di Murabba Palace. Beliau menerima pendidikan awal di Sekolah Pangeran di ibukota Riyadh, sebuah sekolah yang didirikan oleh Ibn Saud khusus untuk memberikan pendidikan bagi anak-anaknya. Ia belajar agama dan ilmu pengetahuan modern.

Beliau memulai karir politknya di usia yang masih tergolong muda, Pada 1954 hingga 1955, Raja Salman sudah menjabat  menjabat sebagai Wakil Gubernur Riyadh. Dan pada akhirnya saat beliau menginjak usia 50 tahun, Raja Salman sudah dipercaya menjadi Gubernur Riyadh. Melalui kepiawaiannya dalam menjabat sebagai seorang Gubernur, Riyadh yang dulunya adalah ibu kota negara yang kecil, mampu berkembang pesat menjadi lebih modern.

Raja Salman

Raja Salman dinobatkan sebagai Raja Arab saudi ketika usianya menginjak 79 tahun. Beliau dikenal memiliki pandangan konservatif dan tradisional, sama dengan saudaranya. Sebelumnya Raja Salman telah banyak mengurus urusan kerajaan ketika kakaknya menghadapi masalah kesehatan saat memimpin sebagai raja. Setelah memegang kuasa, Salman melakukan reshuffle kabinet pada 30 Januari 2015.

Selain memiliki karir politik yang cemerlang, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud pun banyak mendapatkan penghargaan hingga saat ini, antara lain Doktor Honoris Causa dari Universitas Umm Al-Qura, Arab saudi (2008), Doktor Honoris Causa dari Jamia Millia Islamia, India (2010), Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Madinah, Arab Saudi (2011), Doktor Honoris Causa dari Institut Sains dan Teknologi Sarajevo, Bosnia Herzegovina (2013), dan Doktor Honoris Causa dari Universitas Waseda, Jepang (2014).

Itulah mengapa sang Raja selalu menjadi bahan perbincangan ketika melakukan kunjungan di suatu negara, Karir cemerlang, kemewahan, kewibawaan dan tutu kata yang baik membuat Raja Salman dicintai banyak orang.

Sumber: Berbagai sumber

 

Shares
Share This