Cara Menambah Virtual Memory di Windows

RAM. Sumber: Digital Trends

Kapasitas RAM tentu terbatas, Aplikasi tidak bisa menggunakan memori RAM seenaknya, Apabila dipaksakan tentunya RAM akan mengalami kerusakan. Jika kita meng-upgrade RAM tentunya kita harus merogoh kocek yang lumayan besar.

Untuk itulah Virtual Memory pada Windows dapat menjadi solusi akan masalah tersebut. Di Linux kita mengenalnya sebagai Swap memori yaitu salah satu teknik menambah kapasitas RAM. Dengan Virtual Memory, Windows dapat menjadikan hard drive anda sebagai memori RAM jika memori RAM anda sudah tidak dapat menampung lagi aplikasi yang berjalan.

Lalu bagaimana cara kerja Virtual Memory ini ?

Cara kerjanya adalah ketika anda membuka banyak aplikasi, dimana RAM anda tidak cukup untuk menampungnya, Windows akan mentrasfer beberapa aplikasi yang berjalan ke Pagefile. Proses ini dinamakan Paging. Nah, Pagefile inilah yang berkontribusi sebagai RAM kedua untuk komputer anda.

Bagaimana Cara Setting Virtual Memory di Windows?

  1. buka Start dan ketik “performance of windows” dan tekan enter. Maka jendela Performance Options akan muncul.
  2. Kemudian, klik tab “Advanced”. Pada bagian Virtual Memory, klik “Change”.
  3. Hilangkan tanda centang pada “Automatically manage paging file size for all drives”. Kemudian, pilhlah partisi yang ingin anda ubah page memory-nya. Dalam kasus ini, saya memilih partisi C. Kemudian, pilih opsi “Custom size” dan masukkan berapa MB virtual memory yang akan anda alokasikan. Jika sudah, klik OK.
  4. Hilangkan tanda centang pada “Automatically manage paging file size for all drives”. Kemudian, pilhlah partisi yang ingin anda ubah page memory-nya. Dalam kasus ini, saya memilih partisi C. Kemudian, pilih opsi “Custom size” dan masukkan berapa MB virtual memory yang akan anda alokasikan. Jika sudah, klik OK.

Rekomendasi Setting Virtual Memory

  1. Menurut beberapa sumber besarnya memori pada virtual memori adalah size RAM yg terpasang dikalikan 2. Namun Microsoft mengatakan Virtual Memory yang baik adalah 1,5x dari jumlah RAM yg terpasang.
  2.  Bedakan lokasi harddisk antara System dan Virtual Memory.
  3. Samakan besarnya memory pada Initial Size dan Maximum Size.

 

Dikutip dari: Windowsku, Google
Dikutip oleh: Nurfadhilah, SMKN 1 Palasah
Shares
Share This