Lima Tipe Post Facebook Untuk Meningkatkan Reaksi

Ikhtisiar

  • Sebelum membuat post di Facebook, pastikan kamu memang betul – betul mengetahui karakteristik dari audiens yang nantinya berinteraksi dengan kamu
  • Beberapa jenis post yang bisa kamu coba untuk digunakan di akun facebook kamu seperti nostalgia, tips atau meminta audiens untuk memberikan judul.

CirebonMedia.com – Kali ini kami ingin memberikan tips post facebook buat kamu yang punya bisnis dan mempunyai fans page Facebook agar post yang kamu sajikan mendapatkan respon positif dari audiens.

Kita juga akan melihat beberapa contoh post Facebook dari sejumlah brand di media sosial yang memaksimalkan fungsi video, gambar dan teks untuk meningkatkan respon audiens terhadap brand.


Post “Caption This” (atau “Berikan judul yang cocok”)

Post jenis ini tidak hanya lucu dan inspirasional, tetapi juga tingkat interaksi antar audiens dari post ini juga terbilang tinggi. Selain lewat gambar, kamu juga dapat menggunakan video pendek dalam jenis post seperti ini dan biarkan audiens bermain dengan kreativitas mereka.

Gambar atau video yang kamu gunakan bisa berupa gambar tingkah pola binatang atau anak – anak yang unik, atau bisa juga berupa sesuatu yang ispirasional seperti foto pemandangan dan interaksi manusia.

Ketika sedang memilih gambar atau video, pertimbangkan aspek emosional yang ingin kamu kamu picu dalam dalam diri audies. Apakah senang, empati, kejutan dan lainnya. Pilihlah sesuatu yang akan membuat audiens tertarik untuk berinteraksi dengan post tersebut lewat like yang mereka berikan.

Kamu dapat melihat contoh post/status Facebook dari UNICEF dibawah ini

Kamu dapat menemukan gambar menarik untuk jenis post ini di media sosial atau forum – forum yang ada.


Post Berjenis Tips

Jenis post seperti ini menjadi favorit bagi para pengelola akun media sosial, karena selain informatif, post seperti ini juga biasanya akan memancing reaksi positifi antar audiens.

Idealnya, post seperti ini mengandung satu hingga dua kalimat yang isinya berupa sebuah permasalahan dan solusi yang dibutuhkan untuk menyelesainkannya. Jika tidak dimungkinkan dapat menggunakan foto atau video untuk memperkuat konten yang ingin disampaikan.

Sajikan sebuah tip yang sekiranya belum banyak orang yang mengetahuinya. Tidak perlu khawatir jika kamu kehabisan tips, karena tips lama dapat memancing reaksi lewat opini mereka seperti “Eh iya, kemarin gue juga ngelakuin hal itu dan ternyata berhasil loh!”

Perhatikan tips yang digunakan, apakah berkaitan dengan industri tempat brand kamu berada (kamu tentunya tidak ingin memberikan tips mengecilkan lingkar perut pada akun brand makanan siap saji)

Tip yang kamu sajikan juga akan membentuk sebuah kepercayaan publik terhadap brand yang kamu pegang sebagi sumber informasi yang menarik.


Post “Ingatkah kamu ketika…”

Nostalgia adalah salah satu cara yang cukup ampuh untuk melakukan reaksi terhadap audiens. Seperti yang dilakukan oleh Bukalapak pada post dibawah ini. Mengenang memori yang pernah ada adalah hal yang menyenangkan dan inspirasional.

Apabila kamu melakukan jenis post ini dengan benar, bersiaplah untuk aluran opini audiens yang akan membanjiri kolom komentar. Jenis post seperti ini dapat kamu gunakan di berbagai suasana dan tidak akan pernah hilang ditelan waktu.

Beberapa contoh post/status Facebook yang dapat kamu gunakan antara lain:

  • Ingatkah kamu ketika Blackberry masih menjadi ponsel terpopuler?
  • Ingatkah kamu ketika kamu menghabiskan berjam – jam dibilik wartel untuk menelpon yang tersayang?
  • Ingatkah kamu kapan terakhir kali kamu menemukan martabak ketan hitam?

Post “Isilah titik – titik berikut ini”

Tipe status Facebook seperti ini (terutama jika disertai dengan giveaway atau hadiah) terbilang cukup populer dan tidak jarang dibumbui komentar unik dari para warganet.

Jika diaplikasikan dengan baik, status seperti ini dapat menjadi senjatamu untuk membuat audiens membicarakan brand yang kamu pegang diranah media sosial.

Walaupun dapat menggunakan pertanyaan yang “random“, mengaitkan jenis post seperti ini dengan acara – acara khusus seperti hari raya dan hari besar nasional lain dapat menarik perhatian audiens.

Jangan kaget apabila terdapat komentar yang bersifat kritikan terhadap brand kamu, karena jenis interaksi seperti ini akan membuat opini publik tentang brand

Berikut ini adalah salah satu contoh post/status yang dibuat oleh Tokopedia untuk melakukan engagement dengan audiens mereka.

Beberapa contoh status yang dapat kamu coba antara lain:

  • Isilah titik – titik berikut ini: “Resolusi Tahun Baru saya kali ini adalah _______”
  • Isilah titik – titik berikut ini: “Ketika sedang travelling, saya tidak pernah lupa untuk membawa _______”
  • Isilah titik – titik berikut ini: “Saat terjadi kiamat zombi, pertama – tama saya akan pergi ke _______”

PostLike jika kamu…”

Walaupun hanya berpotensi menjaring like dari audiens, jenis post seperti ini terbilang tricky serta membutuhkan pemahaman mendalam tentang apa yang audiens pikirkan.

Yakinkan kembali bahwa pernyataan yang kamu lontarkan adalah sesuatu yang populer dikalangan audiens yang spesifik. Ini dilakukan agar audiens merasa bahwa brand memang benar – benar memahami mereka.

Jenis status seperti ini dapat berupa sesuatu yang menyenangkan atau bersifat humor, atau yang berkaitan dengan memori yang pernah dilakukan oleh audiens. Seperti contoh dibawah ini dari Matrix Haircolor


Satu hal yang penting yang perlu kamu ketahui sebelum membuat post/status di Facebook adalah pemahaman tentang audiens kamu serta betul – betul mengatahui karakteristiknya agar post/status yang kamu buat dapat mengundang interaksi mereka.

Apakah kamu memiliki tips lainnya yang dapat kamu gunakan untuk memaksimalkan interaksi dengan penggunga Facebook? Bagikan kepada kami di kolom komentar!

(Diedit oleh: Ahmad Faris)

Sumber: Techinasia

Menu

Pin It on Pinterest

Shares
Share This