Nitrogen yang Digunakan Pada Ban Kendaraan

Ban merupakan komponen yang penting pada sebuah kendaraan. Apapun kendaraannya (mobil, motor, sepeda dan sebagainya), tekanan gas (angin) dalam ban perlu diperhatikan agar kinerja (grip/daya cengkram) ban terhadap jalan tetap optimal dan umur pakai ban menjadi lebih panjang. Selain menggunakan angin, kini beberapa toko ban juga menyediakan gas nitrogen (N2) untuk diisi ke ban. Begitu ganti isinya, tutup pentilnya pun ditukar dengan warna hijau.

Banyak keuntungan dengan memakai N2 ketimbang keempat ban diisi mengandalkan angin. Namun harga untuk pengisian setiap ban cukup mahal dibandingkan dengan yang pakai angin. Muncul berbagai persepsi mengenai penggunaan gas nitrogen pada
ban kendaraan.

Pengertian Nitrogen

Nitrogen atau zat lemas adalah unsur kimia dalam table periodik, yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. Biasanya ditemukan dengan wujud sebagai gas tanpa warna , tanpa bau , tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil , sangat sulit bereaksi dengan unsur senyawa lainnya . Nitrogen di namakan sebagai zat lemas karena zat ini berfisat malas , tidak aktif bereaksi dengan unsur lainya . Nitrogen mengisi 8,08% atmosfer bumi dan juga terdapat dalam banyak jaringan hidup.

Kelebihan Menggunakan Nitrogen Pada Ban Kendaraan

  1. Tekanan ban lebih terjaga tahan lama (maksudnya adalah menjadi jarang melakukan pengisian ulang)
  2. Daya cakram dan kinerja pada ban menjadi lebih optimal akibat grip yang baik , dan tekanan yang tidak berkurang
  3. Menghemat BBM ( karena meringankan kerja mesin)
  4. Meningkatkan keselamatan ,dikarenakan memiliki tekanan ban yang tepat dan stabilitas yang terjaga
  5. Memperpanjang umur pakai Ban kendaraaan , karena tekanan ban yang tepat , menjadikan ban habis secara merata.
  6. Tidak terjadi oksidasi pada karet ban sehingga memperpanjang umur elastisitas karet ban kendaraan.
  7. Tekanan ban yang stabil terhadap temperatur ban dan juga mengurangi kecelakaan akibat pecah ban /overpressure.

Kekurangan Menggunakan Nitrogen Pada Ban Kendaraan

  1. Harga Pengisian yang terbilang masih mahal
    Untuk pengisian ban dengan nitrogen N2 umumnya di patok dengan harga sekitar 10 ribu sampai 20 ribuan untuk setiap ban kendaraan. Belum lagi ada tambahan biaya apabila sebelumnya gas pengisi ban tersebut bukan N2, karena memang harus dikuras terlebih dahulu untuk kemudian di isi gas N2 . Untuk biaya kuras kurang lebih harganya sekitar 5 ribu sampai dengan 10 ribu rupiah.
  2. Perawatan
    Untuk perawatan sendiri sangat mudah yaitu setiap kali ban sudah terisi dengan gas N2 maka langkah selanjutnya jika tekanan berkurang maka tinggal menambah dengan Gas N2 lagi .
  3. Ketersediaan.
    Untuk ketersediaan pengisian gas nitrogen untuk ban kendaraan masih belum begitu banyak bengkel yang menyediakannya.

Cara Melakukan Pengisian Nitrogen

  1. Pengisian gas nitrogen kedalam ban. Sumber: Auto Big Repair

    Anda bisa menguras angin pada ban kendaraan disertai dengan melepas pentil.

  2. Setelah dirasa sudah terbuang semuanya maka langkah selanjutnya yaitu mengisi N2 80 % hingga 85 %  dari tekanan idealnya , Sebagai contoh misalnya Ban profil tipis jika seharusnya diisi dengan 40 Psi untuk penggunaanya gas nitrogen maka cukup diisi 31-34 Psi.
  3. Kemudian langkah selanjutnya anda buang kembali seperti langkah 1 (buang nitrogen) dan isi kembali (pentil keadaan belum terpasang) tujuannya adalah agar saat pengisian asupan kedua murni alias benar benar dari N2
  4. Anda pasang tutup pentil, dan lanjutkan dengan melakukan pengisian ban dengan batas yang ideal , jangan terlalu berlebih atau berkurang.
Dikutip dari: modifikasi.co.id
Dikutip oleh: Nurfadhilah, SMKN 1 Palasah
Shares
Share This