Metamorfosa Sepakbola Hobi Jadi Profesi Yang Sangat Diminati

Sepakbola merupakan olahraga rakyat Indonesia yanh dari dulu sangat digemari khususnya kaum Adam. Walaupun olahraga ini bukan produk lokal namun sangat populer di negeri ini.

Wajah sepakbola pun selalu berubah menjadi menarik. Bukan saja kaum pria yang menggemari namun kaum hawa pun mulai menggandrunginya. Entah karena menariknya sepakbola atau karena wajah pesepakbola yang kini tampil ganteng, rapih, macho dan bergelimang harta.

Awal tahun 80an sepakbola maaih sebagai olahraga populer namun belum menjadi incaran mata pencaharian yang menarik. Jelas saja karena nasib pesepakbola saat itu tidak menentu jangankan pemain yang hanya membela tim perserikatan, yang sudah jelas jadi pemain nasional pun kala itu belum bernasib baik. Usai membela timnas mereka kembali kepada profesinya bahkan ada yang tragis menjadi kuli bangunan atau pengangguran.

Itu dulu loh…nah tahun 2000an sepakbola bukan lagi olahraga hobi loh. Yup sudah menjadi ajang bisnis menjanjikan bahkan profesi yang sangat menggiurkan.

Apa aja sih metamorfosa sepakbola sehingga menjadi profesi yang sangat diminati. Saya coba sajikan kepada pembaca fakta harta dalam sepakbola.

Pertama wasit, sebagai hakim dilapangan seorang wasit mendapatkan gaji besar loh dalam tiap game di liga 1 Indonesia. Tergolong besar utuk sepakbola di asean. Wasit menerima 5 juta rupiah dan assisten wasit atau hakim garis 2,5 juta tiap pertandingan. Fasilitas minimal hotel bintang 3 pun didapati.

Bila dalam sebulan mendapat penugasan 4 kali tentunya sudah sebesar 20 juta didapatkan secara bersih. Belum lagi terkadang bonus dari tim yang menang atau tuan rumah loh.

Cukup banyak wasit yang sebenarnya mempunyai pekerjaan tetap sebagai karyawan BUMN, TNI, Polri atau pekerjaan lainya.

Seperti Iwan Sukoco wasit asal Malanh yang berprofesi sebagai TNI aktif atau Novari Ikhsan yang bekerja di Pertamina.

Tentunya mereka melakoni tugas sebagai wasit atas ijin komandan dan pimpinan masing-masing dengan kompensasi tertentu hanya mereka tahu.

Bergaji besar tidaklah menjadi jaminan mereka memimpin secara fair play. Seorang wasit bernama Nurul Safarid telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Anti Mafia Bola setelah terbukti menerima suap dalam kasus Persibara Banjarnegara kontra Persekabpas Pasuruan.

Kemudian, belum lama ini ditangkap pula Mansyur Lestaluhu yang merupakan staf penugasan wasit PSSI.

Kedua adalah pemain sepakbola. Dulu mereka selain memikirkan bermain dan berlatih juga harus memikirkan masa depan bagaimana supaya dapat pekerjaan layak selain sebagai pesepakbola.

Tim Nasional Indonesia

Berikut deretan gaji pesepakbola lokal dan naturalisasi yang sudah berwarga negara Indonesia :

1. Stefano Lilipaly (Bali United): 450 ribu Euro atau sekitar Rp 7,2 miliar.

2. Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta): 300 ribu Euro atau sekitar Rp 4,8 miliar.

3. Riko Simanjuntak (Persija Jakarta): 300 ribu Euro atau sekitar Rp 4,8 miliar.

4. Rizky Pora (Barito Putera): 300 ribu Euro atau sekitar Rp 4,8 miliar.

5. Ilija Spasojevic (Bali United): 300 ribu Euro atau sekitar Rp 4,8 miliar.

6.. Boaz Solossa (Persipura): 300 ribu Euro atau sekitar Rp 4,8 miliar.

7. Wahyu Subo (Bhayangkara FC): 250 ribu Euro atau sekitar Rp 4 miliar.

8. Nazar Nurzaidin (Barito Putera): 250 ribu Euro atau sekitar Rp 4 miliar.

9. Paulo Sitanggang (Barito Putera): 250 ribu Euro atau sekitar Rp 4 miliar.

10. Hansamu Yama (Persebaya Surabaya): 250 ribu Euro atau sekitar Rp 4 miliar.

Itulah 10 besar gaji tertinggi pesepakbola Indonesia. Mereka berpenghasilan diatas 100 juta perbulan. Presiden saja kalah ama gaji mereka.

Mau tau gaji terendah pemain sepakbola Indonesia? Gaji terendah kisaran angka 400 juta. Jadi perbulan mereka masih menerima lebih dari 30 juta rupiah. Hmmm menggiurkan bukan?

Begitupun pemain sebenarnya banyak yang sudah memiliki pekerjaan seperti halnya wasit ada yang berprofesi sebagai TNI, POLRI, Pegawai BUMN, PNS bahkan beberapa punya usaha.

Nah sepakbola bukan lagi sekedar hobi prestasi namun ladang uang yang menjanjikan. Masih berfikir mau jadi PNS?

Demikian saya kupas gambaran metamorfosa sepakbola dari hanya olahraga hobi menjadi sebuah pekerjaan yang sangat menjanjikan. Next saya sajikan sisi lain sepakbola masih dari segi penghasilan dan nilai bisanisnya. (Karyneiko)

Shares
Share This