Satu Akun Berdua

CIREBONMEDIA.COM ― Dulu orang pacaran kalo makan sepiring berdua, sekarang satu akun Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube berdua.

Setiap muda-mudi yang sedang dirundung cinta merasa dunia hanya milik mereka berdua, yang lain cuma numpang. Setiap hari, setiap waktu selalu ingin berdua. Seperti tidak ingin membuang-buang waktu untuk jauh satu sama lain. Kalau mereka sekelas, selalu duduk berdekatan. Beda kelas tapi masih satu sekolah, memanfaatkan waktu untuk ketemu saat istirahat belajar. Beda sekolah/kampus, selalu dijemput saat pulang.

Di luar sekolah pun sama. Jalan ke mall, nonton bioskop, pergi ke car free day, berburu senja, sampai akun sosial media yang gratis pun maunya satu untuk berdua. Banyak dijumpai pasangan-pasangan yang memilih menggunakan satu akun sosial media secara bersamaan. Di Youtube misalnya, tidak sedikit pasangan yang mengisi konten Youtube mereka dengan kegiatan kencannya. Mulai dari liburan berdua, membuat vlog kegiatan sehari-hari, kejutan ulang tahun atau anniversary, prank, dan masih banyak konten lainnya. Nama akunnya pun gabungan dari keduanya, biasanya ditambah sama tanggal jadian. Hadeeeh…

Tujuannya? Relationship goals, katanya. Ya ndak salah juga. Hubungan ya hubungan mereka, akun ya akun mereka. Koe sopo? Bilang aja iri, mau bikin satu akun berdua tapi ngga ada yang bisa dijadiin satu, alias jomblo.

Beberapa waktu lalu, Youtube Indonesia dihebohkan dengan video dari pasangan yang baru saja putus. “Alasan Kita Selesai”, you know lah ya siapa pasangan ini. Video itu sekarang sudah mencapai 11 juta penonton. Mereka memulai eksis di youtube sejak setahun lalu. Youtube Channel mereka pun mencapai angka 1,4 juta subscribers. Angka yang tidak sedikit dan tentu mereka mendapat uang dari sana melalui adsense maupun iklan. Video-video yang diunggah pun tentu saja kegiatan pacarana mereka berdua. Dan menjadi kontroversi karena klarifikasi putus dari keduanya.

Setelah kehebohan itu, si cowo yang ternyata keponakan dari salah satu artis Indonesia, secara tidak sengaja bertemu dengan Deddy Corbuzier, Raditya Dika, dan Martin Cameo. Dia lalu digrebek dan ditanya-tanya perkara kehebohan yang ada. Yang menarik, Youtube Channel atas nama keduanya yang sudah bisa menghasilkan uang masih belum tau akan dibawa ke mana. Apa diambil alih oleh salah satunya, atau dibiarkan terbengkalai, atau bahkan disumbangkan ke Yayasan kanker ditutup seiring dengan berakhirnya hubungan mereka?

Salah satu yang jadi pertanyaan saya juga, kalau pasangan-pasangan satu akun berdua ini sudah bisa menghasilkan uang dari akun mereka, entah itu dari endorse di Instagram, adsense dan iklan di Youtube, kemudian suatu saat mereka putus, mau dibawa ke mana akun itu? Di Undang-undang pun belum ada “pembagian harta gono-gini dari akun Instagram bagi pasangan yang putus”, kan? Kalo iya mereka bisa berbesar hati menyerahkan akun tersebut pada salah satunya, lah kalo rebutan? Bisa menimbulkan perang dunia perpecahan antar keduanya.

Dan lagi, apa iya mereka tidak butuh privasi? Dengan satu akun berdua, kegiatan keduanya tentu tidak bisa lagi disembunyikan satu sama lain. Meski sudah memiliki pacar, seseorang tentu masih butuh teman untuk berbagi cerita. Ada hal-hal yang tidak bisa dibagi pada si dia dan kita membutuhkan teman untuk betukar pendapat. Saya paham sekali bahwa diperlukan keterbukaan dalam suatu hubungan, tapi apa iya harus satu akun berdua? Bisa saja ada teman dari si cowo atau si cewe yang butuh untuk menghubungi salah satunya tapi jutsru urung karena merasa dia hanya butuh temannya, tidak termasuk pacar temannya ini.

Ya ini balik lagi ke masing-masing pasangan. Satu akun berdua pun ndak masalah, asal kalau nanti putus ya jangan rebutan akun gara-gara followers sudah banyak dan merasa paling berhak atas akun tersebut.

Shares
Share This