Empat Bocah Yang Meminta Tas Ke Pak Jokowi

Cirebonmedia.com- “Pak Jokowi minta tas” itulah suara lirih  dari siswa SDN 04 Sungkung kec Siding Kab. Bengkayang Kalimantan Barat. Video ini pertama kali  diunggah melalui akun Instagram @anggitpurwoto salah satu guru Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) yang di tempatkan di desa Sungkung, Kecamatan Siding, Kab. Bengkayang.Dalam caption-nya Anggit menulis

Pak JokowiMintaTas” Dengan suara lirihnya, mereka berkata “Pak Jokowi Minta Tas”Tidakah kalian merasa kasihan…masih adakah hati nurani kalian… Mereka hanya minta tas, untuk membawa buku,buku yang mungkin bertuliskan mimpi-mimpi kecil mereka, agar mimpi yg mereka tuliskan tidak hancur , hancur terkena lumpur atau koyak kena hujan…. Tidakkah kalian iba….ilmu yg kau dapat di bangku perkuliahan adalah hak mereka!!!!..gaji  yang kau dapat adalah hak mereka..

Tidakkah kalian iba, melihat baju kotor mereka…berjam-jam jalanmelewatijalanlumpur…

Tidakkah kalian ibaketika perjuangan mereka, mimpi mereka terhapus sia-sia oleh kejamnya negeri perbatasan…” Tulis Anggit Purwoto dalam akun Instagrammnya.

Kondisi Pendidikan di daerah perbatasan memang jauh dari kata layak. Ini adalah sepenggal cerita dari daerah perbatasan, belum bicara tentang daerah pelosok pedalaman lainnya. Di kabupaten Bengkayang sendiri terdapat 55 guru SM3T yang di tempatkan di daerah 3T. Melalui program SM3T pemerintah sudah berusaha untuk memeratakan pendidikan yang layak dengan mengirim putra putri terbaik yang bersedia mendidik anak-anak di daerah-daerah tertinggal. Program tersebut bertujuan untuk mengisi kekosongan tenaga pendidik yang ada di daerah-daerah 3T. Kondisi daerah 3T dengan kondisi yang terbatas tentu masih banyak kendala yang di alami oleh dunia pendidikan di daerah 3T. Akses jalan yang susah membuat pembangunan sedikit terhambat.

Dalam postingan lain Anggit menceritakan kondisi di daerahnya. Kebutuhan pokok di daerah perbatasan harganya berkali-kali lipat sebagai contoh gas LPG 3 Kg di sana seharga Rp. 80.000, atau semen satu sak seharga Rp. 450.000, belum harga pokok lainnya karena proses pendistribusian barang yang sulit,akses jalan yang rusak parah merupakan kendala bagi masyarakat pedalaman untuk keluar sekedar berbelanja kebutuhan bahan pokok,satu-satunya jalan lain ketika jalur darat tidak bersahabat karena hujan yaitu jalur sungai. Hal ini yang membuat kondisi di daerah-daerah pedalaman sangat memprihatinkan, jangankan untuk membeli perlengkapan sekolah, untuk membeli kebutuhan sehari-hari saja mereka kesulitan.Kondisi ini tak hanya di alami di daerah Sungkung saja tetapi juga di alami oleh kecamatan lain yang ada di kabupaten Bengkayang.

Banyak anak-anak sekolah yang menggunakan tas plastik, seragam lusuh dan tak beralas kaki saat ingin mengenyam pendidikan dan berusaha meraih cita-cita mereka . Contoh lain ada di SDN 06 Lawang Kecamatan Siding, SDN 04 Kiung Kecamatan Suti Semarang, dan SDN 21 Sepu’u sekolah yang memiliki luas sama dengan SDN  17 Pulau Kabung Kecamatan Sungai Raya Kepulauan dan sekolah-sekolah yang ada di pedalaman lainnya, kondisinya tak jauh beda dengan SDN 04 Sungkung. Pembangunan yang terjamah hanya di daerah-daerah luar saja, yang dekat dengan jalan aspal dan pusat keramaian.

Melalui program SM3T banyak putra-putri Indonesia yang tergerak untuk membantu memajukan pendidikan di Indonesia dengan menyumbangkan tenaga dan ilmunya untuk di salurkan ke anak-anak di penjuru negeri. Mari kita bangun negeri  tercinta ini dengan sesuai  kemampuan masing-masing. Kita tidak bisa berpangku tangan kepada pemerintah. Dalam suatu negara di dalamnya ada pemerintahan dan rakyat. Semua harus saling membantu dan  melengkapi. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

Mari kita membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan untuk mendapatkan pendidikan yang layak di Kab.Bengkayang,melalui program donasi yang di selenggarakan oleh SM3T Bengkayang.Donasi dapat berupa perlengkapan sekolah,buku bacaan,seragam sekolah layak pakai maupun uang.

Donasi barang bisa di kirim langsung ke alamat dropbox SM3T Bengkayang :

Cahyaning Nana Prativi

Warkop Manchester United Jalan Sanggau Ledo No.22 Sebopet RT. 04 RW. 02 Kelurahan Sebalo Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang Kalbar. HP 0857-4114-2523/0852-1585-5566

Donasi uang bisa di kirim langsung ke rekening bendahara SM3TBengkayang:

Bank Mandiri     : 1370010632095

Bank BRI              : 024501063485502

atas nama Diyah Puspita Rini

“Jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu, tapitanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu”  – John F. Kennedy

 

Source: Syaefur Rohman

Shares
Share This