PAKSI NAGA LIMAN merupakan salah satu kereta kencana yang terdapat di kesultanan Cirebon lebih tepatnya Kesultanan Kanoman. Kereta Kencana ini juga sekaligus melambangkan tiga kebudayaan di lebur jadi satu. PAKSI yaitu melambangkan kebudayaan Nusantara, NAGA yaitu melambangkan kebudayan Cina, LIMAN yaitu gajah melambangkan kebudayaan India. Penggabungan ketiga unsur budaya tersebut menunjukan toleransi yang tinggi oleh Kerajaan Cirebon. PAKSI NAGA LIMAN dulunya di gunakan oleh Raja Kanoman untuk acara-acara kebesaran Kerajaan dan Kirab Pengantin Keluarga Kerajaan. PAKSI NAGA LIMAN dibuat pada tahun 1608 itu berdasarkan pada angka jawa yang terdapat pada leher badan kereta yang merupakan tahun saka 1530.
PAKSI NAGA LIMAN adalah masterpiece dari PANEMBAHAN LOSARI yang pengerjaannya di garap oleh KI GEDE KALIWULU, luar biasanya pengerjaan kereta ini adalah dengan adanya sistem hidrolik pada kemudinya yang berbahan kayu dan baja. Lebih hebat lagi bagian rodanya pun menggunakan sistem suspensi seperti kendaraan saat ini, sehingga para Sultan yang mengendarai kereta ini tidak mengalami guncangan dan ini di buktikan dengan adanya susunan lempengan besi yang dilapisi karet di ke-empat rodanya. Roda kereta di buat stabil sesuai dengan suspensi, roda kereta pun di buatmenonjol keluar dari jari-jari yang cekung kedalam agar menghindari cipratan air saat kereta melaju di tanah yang basah.Dengan suspensi ini, selain kereta terasa empuk, badan kereta pun dapat bergerak kedepan dan kebelakang yang mengakibatkan sayap bergerak-gerak seperti terbang.
Kereta yang berukuran panjang 3 meter lebar 1,5 meter dan tinggi2,6 meter semakin memperjelas keindahan dan kegagahan kereta ini dengan segala kecanggihan teknologi didalamnya. Jelas dengan kecanggihan yang ada menunjukan pengetahuan teknologi orang Cirebon cukup tinggi. Kereta ini original buatan ahli kereta Kesultanan Cirebon, ini merupakan kelebihan Kesultanan Cirebon di banding kerjaan-kerajaan yang sudah ada pada masa itu yang mengimpor kereta dari Inggris, Belanda atau Perancis.
PAKSI NAGA LIMAN telah beristirahat di ruang MUSEUM KRATON KANOMAN sejak tahun 1930an, para Sultan Cirebon pada masa sekarang hanya menggunakan replika PAKSI NAGA LIMAN untuk acara kebesaran. Namun, walaupun telah beristirahat cukup lama kereta ini masih menunjukan keindahan dan kehebatan teknologi yang canggih dizamannya.

Shares
Share This