BEBERAPA ILMUWAN NEGERI YANG MEMILIH BERKARIR DILUAR

Cirebonmedia.com – Beberapa ilmuwan negeri yang memilih berkarir diluar. Negara Indonesia dengan jumlah penduduk terbanyak ke empat di dunia, tentu banyak juga menyimpan orang-orang pintar. Kemana saja mereka selama ini. Kenapa jagat hidup bangsa ini hanya dipenuhi dengan kisruh pertentangan paham dan blunder politik. Apakah mereka-mereka yang jenius itu sengaja memilih untuk menjauh, bahkan menghilang dari bumi pertiwi yang dicintainya? Miris memang, beberapa anak bangsa jenius justru lebih berkiprah diluar negeri. Karena disana mereka lebih dihargai, dihormati sebagai seorang ilmuwan. Sebut saja March Boedihardjo. Bocah Indonesia yang tercatat sebagai mahasiswa termuda di Universitas Baptist Hongkong (HKBU).

Beberapa ilmuwan negeri yang memilih berkarir diluar. Negara Indonesia dengan jumlah penduduk terbanyak ke empat di dunia, tentu banyak juga menyimpan orang-orang pintar. Kemana saja mereka selama ini.

March bahkan memiliki gelar sarjana sains ilmu matematika sekaligus Master filosofi matematika. Saking istimewaannya, perguruan tinggi tersebut menyusunkan kurikulum khusus untuk dirinya. March menempuh pendidikan menengahnya di Inggris. Dia masuk pada kelas akselerasi, sehingga hanya perlu waktu dua tahun menjalani pendidikan setingkat SMA itu. Hasilnya, dia mendapat dua nilai A untuk pelajaran matematika dan B untuk statistik. Dia juga berhasil menembus Advanced Extension Awards (AEA). Dia lulus dengan predikat memuaskan. Dalam sejarah AEA, hanya seperempat peserta AEA yang bisa mendapat status tersebut.

Foto : technology

Ada juga Profesor Nelson Tansu. Seorang pakar teknologi nano. Fokusnya dibidang eksperimen semikonduktor berstruktur nano. Teknologi nano adalah kunci bagi perkembangan sains & rekayasa masa depan. Tak mengherankan dirinya kemudian diangkat sebagai profesor di Universitas Lehigh. Mudah saja bagi Nelson bila ingin menjadi warga negara lain. Karena pasti disambut dengan tangan terbuka.

Ada lagi Profesor Dr. Khoirul Anwar. Dia menjadi ilmuwan top di Jepang. Wong ndeso asal Dusun Jabon, Kabupaten Kediri ini memegang dua paten penting di bidang telekomunikasi. Para ilmuwan dunia berkhidmat dan mengaguminya. Profesor Dr. Khoirul Anwar adalah pemilik paten sistem telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Ia bekerja di Nara Institute of Science and Technology Jepang. Khoirul juga mendapat penghargaan bidang Kontribusi Keilmuan Luar Negeri oleh Konsulat Jenderal RI Osaka.

Berikutnya Dr Warsito P. Taruno. Pendiri dan pemilik Edwar Technology. Belasan tahun belajar di luar negeri. Tanpa bantuan pemerintah, ia melakukan penelitian atas robot yang kemudian diberi nama Sona CT x001. Edwar Technology mendapat pesanan dari Departemen Energi Amerika Serikat. Bahkan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun memakai teknologi pemindai atau Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) temuan Warsito.

 

Oleh, Ar gustian

@dari berbagai sumber

Menu

Pin It on Pinterest

Shares
Share This